Fungsi, Kelebihan, dan Kelemahan Kahoot sebagai Media Pembelajaran

 

 Gamifikasi di Tengah Pandemi, Belajar Sambil Bermain Melalui Kahoot! -  Redaksiana

 

“Kahoot!” merupakan website edukatif yang pada awalnya diinisiasi oleh Johan Brand, Jamie Brooker dan Morten Versvik dalam sebuah joint project dengan Norwegian University of Technology and Science pada Maret 2013. Pada bulan September 2013 “Kahoot!” dibuka secara untuk publik. Satu tahun setelah diluncurkan, Kahoot! sudah memiliki lebih dari 1,5 juta pengajar yang telah terdaftar dan 49 juta pembelajar yang terdaftar untuk memainkan permainan ini.“Kahoot!” memiliki dua alamat website yang berbeda yaitu https://kahoot.com/ untuk pengajar dan https://kahoot.it/ untuk pembelajar. “Kahoot!” dapat diakses dan digunakan secara gratis, termasuk semua fitur-fitur yang ada di dalamnya. Platform “Kahoot!” dapat digunakan untuk beberapa bentuk asesmen diantaranya kuis online, survei, dan diskusi dimana ketiganya memiliki cara yang bermacammacam untuk dimainkan. Diperlukan koneksi internet untuk dapat memainkan game ini.
 
Fungsi Kahoot 
Kahoot merupakan media pembelajaran jenis visual. Sebagai media pembelajaran visual, Kahoot memiliki fungsi atensi. Fungsi atensi adalah media visual merupakan inti, menarik, dan mengarahkan perhatian pembelajaran untuk berkosentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran. Kahoot bisa menjadi sumber belajar dan media pembelajaran yang  bisa memenuhi tuntutan kebutuhan generasi digital. Kahoot juga bisa meningkatkan minat dan mendukung gaya belajar generasi digital.
 
Kelebihan dan Kekurangan Kahoot sebagai Media Pembelajaran

Kelebihan Kahoot sebagai nedia pembelajaran
1. Suasana kelas dapat lebih menyenangkan.
2. Anak-anak dilatih untuk menggunakan teknologi sebagai media untuk belajar.
3. Anak-anak di latih kemampuan motoriknya dalam pengoperasikan Kahoot.

Kelemahan Kahoot sebagai media pembelajaran
1. Tidak semua guru yang update dengan teknologi.
2. Fasilitas sekolah yang kurang memadai.
3. Anak-anak gampang terkecoh untuk membuka hal lain.
4. Terbatasnya jam pertemuan di kelas.
5. Tidak semua guru memiliki waktu untuk mengatur menyusun rancangan pembelajaran dengan Kahoot. 
 
Berikut ini adalah link kahoot yang dapat anda coba

Komentar